Estimasi Biaya Liburan ke Australia Dari Mulai Akomodasi, Konsumsi, Hingga Transportasi

Liburan ke Australia selalu jadi bucket list banyak orang Indonesia. Negara ini menawarkan kota modern, pantai indah, hingga alam liar yang masih sangat terjaga. Tapi pertanyaan paling umum sebelum berangkat pasti sama: berapa sih estimasi biaya liburan ke Australia?

Di artikel ini, saya akan membahas rincian biaya mulai dari tiket pesawat, akomodasi, makan, sampai transportasi lokal berdasarkan kisaran harga terbaru yang berlaku saat ini. Jadi kamu bisa menghitung budget dengan lebih realistis.

Biaya Tiket Pesawat ke Australia

Harga tiket pesawat dari Indonesia ke Australia sangat tergantung kota tujuan dan juga musim keberangkatan. Rute paling populer biasanya menuju Sydney, Melbourne, atau Perth.

Untuk gambaran kasar:

  • Jakarta – Perth (PP): Rp4.000.000 – Rp7.000.000

  • Jakarta – Sydney/Melbourne (PP): Rp6.000.000 – Rp12.000.000

  • High season (Desember–Januari) bisa lebih mahal 20–40%

Kalau kamu fleksibel dengan tanggal, kamu bisa berburu promo maskapai dan memangkas biaya hingga jutaan rupiah. Biasanya, penerbangan dengan transit sedikit lebih murah dibanding direct flight.

Estimasi Biaya Akomodasi di Australia

Biaya penginapan menjadi salah satu komponen terbesar dalam budget liburan ke Australia. Harga sangat tergantung kota dan lokasi.

1. Hostel & Budget Stay

  • Dormitory: AUD 30–50 per malam (sekitar Rp300.000 – Rp550.000)

  • Cocok untuk solo traveler

2. Hotel Bintang 3–4

  • AUD 120–250 per malam (Rp1.200.000 – Rp2.700.000)

  • Lokasi strategis dekat pusat kota

3. Airbnb / Apartemen

  • AUD 100–200 per malam

  • Lebih hemat kalau pergi bareng teman atau keluarga

Kalau kamu ingin hemat, pilih penginapan sedikit di luar CBD (Central Business District). Transportasi umum di Australia cukup nyaman, jadi jarak bukan masalah besar.

Baca Juga:
7 Destinasi Wisata di Australia Paling Indah yang Instagramable dan Tak Terlupakan!

Biaya Konsumsi Selama di Australia

Australia terkenal dengan biaya hidup yang tinggi, termasuk urusan makan. Tapi kamu tetap bisa mengatur pengeluaran dengan strategi yang tepat.

Rata-rata harga makanan:

  • Fast food: AUD 12–18 (Rp130.000 – Rp200.000)

  • Makan di restoran biasa: AUD 20–35

  • Coffee di kafe: AUD 4–6

  • Belanja bahan makanan mingguan: AUD 60–100

Kalau kamu menginap di apartemen atau Airbnb, belanja di supermarket seperti Coles atau Woolworths jauh lebih hemat dibanding makan di restoran setiap hari.

Untuk estimasi aman, siapkan sekitar AUD 40–60 per hari untuk makan.

Biaya Transportasi Lokal

Transportasi umum di kota besar Australia sangat terorganisir dan juga mudah dipahami. Sistemnya berbasis kartu elektronik.

Sydney

Gunakan Opal Card, biaya harian rata-rata AUD 10–20 tergantung jarak.

Melbourne

Gunakan Myki Card, kisaran AUD 10–15 per hari.

Perth

Gunakan SmartRider, sekitar AUD 8–15 per hari.

Jika kamu ingin road trip, menyewa mobil menjadi opsi menarik.

  • Sewa mobil: AUD 40–80 per hari

  • Bensin: sekitar AUD 1.8–2.2 per liter

Road trip cocok banget kalau kamu ingin eksplor Great Ocean Road dari Melbourne atau pantai-pantai indah di sekitar Sydney.

Estimasi Biaya Tiket Wisata dan Aktivitas

Beberapa tempat wisata gratis, seperti pantai dan juga taman nasional. Tapi untuk atraksi populer, kamu perlu siapkan budget tambahan.

Contoh harga tiket:

  • Sydney Opera House Tour: sekitar AUD 40

  • Taronga Zoo Sydney: sekitar AUD 50

  • Great Ocean Road tour sehari: AUD 120–180

Kalau kamu ingin pengalaman maksimal, siapkan sekitar AUD 200–400 untuk aktivitas selama 5–7 hari.

Total Estimasi Biaya Liburan ke Australia (7 Hari)

Berikut simulasi kasar untuk 7 hari di Sydney atau Melbourne:

  • Tiket pesawat: Rp8.000.000

  • Akomodasi (6 malam x Rp1.500.000): Rp9.000.000

  • Makan (AUD 50 x 7 hari): ±Rp3.800.000

  • Transportasi lokal: ±Rp1.200.000

  • Tiket wisata & aktivitas: Rp3.000.000

Total estimasi: sekitar Rp25.000.000 – Rp30.000.000 per orang

Kalau kamu backpacker dan juga pilih hostel serta masak sendiri, budget bisa turun ke kisaran Rp18–20 jutaan.

Tips Hemat Liburan ke Australia

  • Hindari high season (Desember–Januari).

  • Pesan tiket 2–3 bulan sebelum keberangkatan.

  • Gunakan kartu transport harian untuk limit biaya.

  • Manfaatkan tempat wisata gratis seperti pantai Bondi atau taman kota.

  • Bandingkan harga penginapan sebelum booking.

Liburan ke Australia memang tidak murah, tapi pengalaman yang kamu dapat benar-benar sepadan. Dengan perencanaan budget yang matang, kamu bisa menikmati perjalanan tanpa stres memikirkan pengeluaran berlebihan.