6 Tips Liburan ke Laos Biar Traveling Kamu Makin Berkesan dan Tidak Terlupakan

Laos sering luput dari radar traveler Indonesia. Padahal, negara ini punya pesona yang unik. Alamnya masih alami, budayanya kuat, dan suasananya tenang. Cocok buat kamu yang ingin liburan santai tapi tetap bermakna. Supaya liburan ke Laos terasa maksimal, simak enam tips berikut ini.

1. Pilih Waktu Terbaik Supaya Liburan Lebih Nyaman

Waktu terbaik liburan ke Laos biasanya antara November sampai Februari. Cuaca cenderung sejuk dan kering. Kamu bisa jalan-jalan tanpa kepanasan berlebihan.

Hindari datang saat musim hujan panjang. Biasanya terjadi pada Juni sampai September. Hujan bisa mengganggu rencana eksplorasi alam. Beberapa daerah juga rawan banjir.

Musim dingin ringan di Laos terasa nyaman. Suhu bisa turun terutama di malam hari. Jadi, siapkan jaket tipis di koper.

2. Pahami Aturan Visa dan Dokumen Perjalanan

Warga negara Indonesia bisa masuk Laos tanpa visa untuk kunjungan singkat. Biasanya berlaku hingga 30 hari. Aturan ini memudahkan kamu saat merencanakan liburan.

Pastikan paspor masih aktif minimal enam bulan. Petugas imigrasi cukup ketat soal masa berlaku. Jangan sampai liburan gagal hanya karena dokumen.

Simpan salinan paspor dan tiket. Kamu bisa menyimpannya di ponsel. Cara ini membantu saat kondisi darurat.

3. Jelajahi Kota Favorit Selain Vientiane

Vientiane memang ibu kota Laos. Namun, jangan berhenti di sana saja. Luang Prabang wajib masuk daftar kunjungan.

Kota ini terkenal dengan kuil bersejarah dan suasana tenang. Kamu bisa menikmati ritual sedekah pagi para biksu. Pengalaman ini terasa sangat autentik.

Vang Vieng juga menarik bagi pencinta alam. Sungai, tebing karst, dan gua menghiasi wilayah ini. Aktivitas tubing dan hiking cukup populer.

Baca Juga:
5 Tempat Wisata di Laos yang Instagramable dan Harus Kamu Kunjungi

4. Cicipi Kuliner Lokal Biar Liburan Lebih Hidup

Liburan ke Laos terasa kurang lengkap tanpa mencicipi makanannya. Salah satu menu wajib coba adalah laap. Hidangan ini berbahan daging cincang dan rempah segar.

Khao niaw atau nasi ketan jadi makanan pokok. Orang Laos sering menyantapnya dengan tangan. Kamu bisa ikut cara lokal ini.

Jangan ragu jajan di pasar malam. Banyak makanan murah dan lezat. Rasanya juga cukup ramah di lidah orang Indonesia.

5. Hormati Budaya dan Kebiasaan Lokal

Laos punya budaya yang sangat dijaga. Saat masuk kuil, gunakan pakaian sopan. Tutupi bahu dan lutut.

Hindari menyentuh kepala orang lain. Bagi warga Laos, kepala dianggap bagian paling sakral. Sikap ini penting kamu pahami.

Bersikap tenang dan tidak terburu-buru. Orang Laos menghargai kesabaran. Sikap santai akan membuatmu lebih diterima.

6. Siapkan Uang Tunai dan Koneksi Internet

Tidak semua tempat menerima kartu pembayaran. Uang tunai masih sangat penting di Laos. Terutama di kota kecil dan pasar lokal.

Kamu bisa menukar uang di bandara atau bank resmi. Nilai tukarnya biasanya cukup stabil. Simpan uang di beberapa tempat berbeda.

Untuk internet, beli kartu SIM lokal. Jaringannya cukup baik di kota besar. Akses peta dan transportasi jadi lebih mudah.