10 Destinasi Sejarah yang Menarik untuk Dikunjungi

Sejarah bukan hanya tentang buku dan cerita lama, tapi juga tentang tempat-tempat yang menyimpan jejak peradaban, budaya, dan kisah menarik dari masa lalu. Mengunjungi destinasi sejarah memberi pengalaman yang berbeda karena kita bisa merasakan langsung aura masa lampau, melihat arsitektur kuno, dan memahami perjalanan sebuah bangsa. Berikut adalah 10 destinasi sejarah yang menarik untuk dikunjungi.

1. Candi Borobudur, Jawa Tengah

Candi Borobudur adalah salah satu destinasi sejarah paling terkenal di Indonesia. Dibangun pada abad ke-8 oleh Dinasti Syailendra, candi ini merupakan salah satu mahakarya arsitektur Buddha. Setiap relief yang ada bercerita tentang kehidupan manusia, ajaran Buddha, dan filosofi kehidupan.

Berkunjung ke Borobudur bukan hanya soal melihat bangunan megah, tetapi juga merasakan ketenangan dan hikmah yang di sampaikan melalui relief dan stupa-stupanya. Sunrise di Borobudur adalah pengalaman yang tak terlupakan, saat cahaya pagi menembus kabut dan membuat candi terlihat seperti terapung di awan.

2. Keraton Yogyakarta, Yogyakarta

Keraton Yogyakarta adalah pusat kebudayaan dan sejarah Kesultanan Yogyakarta. Bangunan ini bukan hanya sekadar istana, tapi juga gudang sejarah tentang kehidupan kerajaan, tradisi Jawa, dan seni.

Di sini, pengunjung bisa melihat koleksi benda bersejarah, mengikuti pertunjukan seni tradisional, atau sekadar menikmati arsitektur yang memadukan estetika dan filosofi Jawa. Keraton menjadi destinasi sejarah yang memberi perspektif tentang kekayaan budaya lokal.

3. Kota Tua Jakarta, Jakarta

Kota Tua Jakarta membawa pengunjung kembali ke masa kolonial Belanda. Bangunan-bangunan bergaya Eropa yang masih terawat menjadi saksi sejarah perdagangan dan administrasi masa lalu.

Di sini, pengunjung bisa berjalan kaki menikmati suasana klasik, mengunjungi Museum Fatahillah, atau duduk santai di kafe yang berada di bangunan tua. Suasana Kota Tua benar-benar membuat kita merasa seperti melakukan perjalanan waktu.

4. Istana Maimun, Medan

Istana Maimun merupakan ikon sejarah Kesultanan Deli di Medan. Dibangun pada akhir abad ke-19, istana ini memadukan gaya Melayu, Islam, Spanyol, dan Italia.

Mengunjungi Istana Maimun adalah cara tepat untuk memahami sejarah kerajaan Melayu di Sumatera Utara, melihat koleksi perabotan kuno, dan mempelajari tradisi istana yang masih di jaga hingga kini.

Baca Juga: Estimasi Biaya Liburan ke Jerman Terlengkap Dari Semua Pengeluaran, Travel Gaperlu Boros!

5. Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta

Walau sering dikunjungi sebagai tempat wisata keluarga, Taman Mini Indonesia Indah juga merupakan destinasi sejarah karena menampilkan miniatur rumah adat dari seluruh Indonesia.

Setiap rumah adat menceritakan sejarah, budaya, dan cara hidup masyarakat dari berbagai daerah. Pengalaman ini sangat cocok bagi yang ingin mengenal keberagaman budaya tanpa harus menjelajahi seluruh nusantara.

6. Candi Prambanan, Yogyakarta

Berbeda dengan Borobudur, Candi Prambanan adalah destinasi sejarah yang menampilkan kekayaan budaya Hindu di Jawa. Dibangun pada abad ke-9, candi ini terkenal dengan arsitektur tinggi dan relief epik Ramayana yang menakjubkan.

Berjalan menyusuri kompleks candi memberikan pengalaman mendalam tentang legenda dan nilai-nilai Hindu yang di wariskan selama berabad-abad. Prambanan juga sering menjadi lokasi pertunjukan tari Ramayana di malam hari, menambah kesan magis.

7. Benteng Rotterdam, Makassar

Benteng Rotterdam adalah salah satu benteng kolonial Belanda yang masih terawat dengan baik. Dibangun pada abad ke-17, benteng ini menjadi saksi sejarah pertahanan dan perdagangan di Sulawesi Selatan.

Selain menikmati arsitektur benteng, pengunjung bisa belajar sejarah perjuangan lokal dan menikmati museum yang ada di dalam kompleks. Pemandangan laut dari benteng menambah kesan dramatis akan masa lalu.

8. Museum Ullen Sentalu, Yogyakarta

Museum Ullen Sentalu berbeda dari museum umum karena fokus pada sejarah dan budaya Jawa, terutama keraton. Koleksi lukisan, pakaian, dan artefak kerajaan memberi wawasan tentang kehidupan bangsawan Jawa.

Sebagai destinasi sejarah, museum ini memberikan pengalaman belajar yang lebih personal. Pengunjung bisa mendalami cerita-cerita yang jarang di temui di buku sejarah biasa.

9. Goa Jepang, Malang

Goa Jepang di Malang adalah saksi sejarah masa penjajahan Jepang di Indonesia. Dibangun sebagai bunker dan tempat persembunyian, goa ini kini menjadi destinasi sejarah yang menarik untuk di kunjungi.

Pengalaman menjelajahi goa gelap dan sempit membawa sensasi mendalam, sambil membayangkan perjuangan dan kondisi masa lalu. Ini adalah tempat yang tepat bagi pengunjung yang ingin melihat sisi sejarah perang dari perspektif lokal.

10. Lawang Sewu, Semarang

Lawang Sewu adalah ikon sejarah kolonial Belanda di Semarang. Bangunan ini awalnya di gunakan sebagai kantor perusahaan kereta api, namun kini di kenal sebagai salah satu destinasi sejarah dengan arsitektur unik dan cerita misterinya.

Selain belajar sejarah pembangunan dan fungsi bangunan, pengunjung bisa menikmati tur edukatif yang memperlihatkan ruang bawah tanah dan menara jam. Lawang Sewu memberikan pengalaman sejarah yang berbeda dengan sentuhan modern.